Indonesia
review
Thronebreaker: The Witcher Tales

Thronebreaker: The Witcher Tales

Dunia The Witcher kembali lagi dengan genre kartu digital.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

to complete.
CD Projekt Red, otak dari kesuksesan iklan The Witcher dan sekuel-sekuelnya, telah merilis sebuah ekspansi single-player untuk CCG Gwent digital dan kami ada di sini untuk membuka semua kartu mereka.

Banyak yang telah berubah sejak hari-hari di mana waktu itu Gwent hanyalah sebuah mini game di The Witcher, di mana kita telah menyaksikannya berevolusi menjadi sebuah IP tersendiri, menjadi penantang bagi petualangan multiplayer besar seperti Hearthstone dan The Elder Scrolls: Legends yang sangat sukses dari Blizzard. Tetapi mereka yang menginginkan petualangan yang lebih berorientasi single-player tidak mendapatkan apa yang menjadi keinginan mereka (selain dari mode campaign yang kurang lebih adalah bagian yang lebih kecil dari versi mini-game yang tujuannya dimainkan adalah untuk mengumpulkan kartu-kartu yang bisa digunakan dalam permainan multiplayer). CD Projekt Red telah mendengar jeritan dari para fans yang menginginkan game yang lebih fokus pada single-player, dan telah hadir dengan Thronebreaker: The Witcher Tales, sebuah game RPG top-down yang dipadukan dengan Gwent yang kita kenal dan cintai, memberikan fans dari kedua genre petualangan campuran yang menarik.

Dalam Thronebreaker: The Witcher Tales, kamu bermain sebagai Queen Meve of Lyria and Rivia yang anggun dan pemberani yang kembali ke kerajaannya setelah dihubungi oleh orang yang bertanggung jawab untuk membimbing putranya, Willem, mengenai cara mengatur sebuah kerajaan, dalam rangka mempersiapkannya untuk menggantikan kedudukan ibunya. Sang ratu pulang ke tanah yang sedang bergejolak setelah kerajaan tetangganya, Nilfgaard diinvasi. Sang pemain kemudian harus merebut kembali tanah tersebut dari pasukan yang lebih kuat melalui sebuah peperangan, dan melalui seorang tangan kanannya, Reynard, Meve harus merekrut pasukan untuk memperkecil perbedaan kekuatan di medan pertempuran dan membuat kemungkinan Lyria untuk bertahan lebih baik, mempertahankan tingkat moral, dan membantu rakyatnya berjuang merebut kemenangan.

Thronebreaker: The Witcher TalesThronebreaker: The Witcher Tales

Pemain mengendalikan Meve pada kerajaan top-down-nya dengan klik pada map yang indah dan luas dengan banyak area dan lingkungan yang beragam. Kamu relatif bebas untuk menjelajahi map tersebut dengan pengecualian beberapa pertempuran dan event yang sudah ternaskah, dan elemen RPG diimplementasikan dengan baik, memberikan mode single-player untuk game kartu ini sesuatu yang lebih unik. Di saat kamu mengumpulkan sumber daya, kamu akan menemukan berbagai tantangan, teka-teki, pertempuran yang menarik, dan interaksi dengan NPC dengan hasil yang beragam (beberapa menghasilkan side-quest). Dan jika kamu khawatir dengan jarak yang harus kamu tempuh, jangan! Poin fast travel dari The Witcher 3: Wild hunt hadir juga di Thronebreaker untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk berpindah di antara lokasi-lokasi.

Dimulai dengan pengumpulan sumber daya, kita akan menuju ke sebuah tempat perkemahan. Tempat perkemahan tersebut bisa kamu datangi kapanpun kecuali ketika sedang didatangi musuh. Ini adalah tempat yang di dalamnya ada berbagai bangunan di mana kamu bisa mempergunakan sumber daya tersebut untuk mendapatkan beberapa reward yang penting. Sumber daya (emas, kayu, dan pasukan) juga digunakan untuk menyelesaikan beberapa objektif, berdagang, menyingkirkan rintangan lingkungan di map, dan juga menciptakan kartu baru untuk battle deck. Di perkemahan tersebut, kamu juga akan menemukan tempat latihan di mana kamu bisa menguji kekuatan deck kartumu melawan musuh AI dan sebuah aula di mana kamu bisa berkomunikasi dengan komandan-komandan, serdadu, dan yang lainnya.

Tentu saja Thronebreaker: The Witcher Tales bukan hanya sebuah petualangan RPG, karena pertempuran di dalam gamenya (baik itu berupa bahaya dari lingkungan seperti longsoran batu, pertemuan tidak terduga dengan sapi-sapi gila, atau pertempuran bergaya lama) semuanya disusun dalam bentuk permainan kartu. Mungkin hal ini bukanlah sebuah kejutan (lagipula ini adalah Gwent) tetapi aturannya tidak jelas pada game utamanya dan memiliki perbedaan yang drastis. Sebagai contoh, dalam Thronebreaker tidak ada siege units; siege row dalam medan pertempuran telah dihilangkan sepenuhnya, hanya menyisakan melee dan serangan jarak jauh di papan. Leader card, yang tentu saja adalah bentuk kartu dari Queen Meve, bisa digunakan berkali-kali dalam pertandingan dengan kemampuan yang berbeda pada setiap leader card (semuanya akan memicu kemampuan dari pasukan).

Thronebreaker: The Witcher Tales

Dalam banyak hal, pertandingannya cukup berbeda. Contohnya, objektif dari pertandingannya bisa beragam mulai dari "jadi orang terakhir yang berdiri" sampai "menjaga unit melee lawan dari mencapai posisi kanan jauh" atau "menyingkirkan unit musuh dengan jumlah kartu yang terbatas dalam satu putaran". Peraturan ini membuat pertempurannya tetap menarik tanpa terlalu banyak mengubah konsepnya. Seperti di game dasarnya, ada paling banyak tiga putaran yang dimainkan dalam satu pertandingan, dan pemenang sebelumnya memainkan kartu pertama dalam putaran berikutnya. Pengecualian untuk peraturan tiga putaran ada pada bagian puzzle, yang bisa membatasi jumlah kartu dari sebuah deck maupun jumlah putarannya. Kemenangannya benar-benar memberikan kepuasan karena akan mendapatkan dialog dan narasi yang disusun dengan baik dan juga harus didapatkan dengan memutar otak supaya bisa keluar dari pertempuran dalam keadaan hidup. Jika pertempuran-pertempuran ini terlalu sulit, game ini menawarkan opsi untuk menurunkan tingkat kesulitannya (yang mana ada tiga pilihan; Adventurer, Battle-hardened, dan Bonebreaker) dan yang pertama darinya memberimu opsi untuk melewatkan pertempuran Gwent untuk langsung berpetualang dalam ceritanya.

Berbicara mengenai cerita, pemain bisa memengaruhi narasinya dalam berbagai cara melalui dialog game. Pilihan-pilihan yang ada dalam percakapannya seluruhnya juga memiliki konsekuensi secara moral, baik itu besar maupun kecil, yang memengaruhi bagaimana kamu diterima oleh penduduk Lyria dan pendatang Nilfgaardian. Interaksi dengan pasukan dan komandan juga dirangkai dengan baik dengan sebuah hubungan yang kamu bangun di sepanjang game yang terasa asli.

Thronebreaker: The Witcher Tales adalah sebuah penyegaran bukan hanya untuk game dengan genre kartu digital, tetapi juga untuk genre RPG. CD Projekt Red sekali lagi telah menunjukkan bahwa batasan bisa dihilangkan dengan pemaparan cerita dan pembangunan dunia, dan petualangan single-player ini benar benar mengesankan dalam semua aspek. Game ini juga memiliki sebuah campaign sepanjang 30 jam lebih, jadi bergabunglah, kami sangat merekomendasikannya.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
09 Gamereactor Indonesia
9 / 10
+
Pendekatan baru dan unik dari genre ini, berjalan mulus, seksi free roam menyenangkan, sistem Gwent yang dibangun ulang, permainan puzzle yang menyenangkan.
-
Beberapa permasalahan frame-rate ketika melakukan reloading checkpoint sebelumnya.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait



Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.