Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
One Punch Man: A Hero Nobody Knows

One Punch Man: A Hero Nobody Knows

Game ini adalah game fighting petualangan dengan gimmick menarik, tetapi beberapa kekurangannya membuat kami berpikir lagi.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Di sebuah planet yang tak jauh berbeda dari kita, para superhero bekerja untuk melawan monster dan ancaman lain. Salah satu dari mereka adalah Saitama, sang One Punch Man. Ia memulai seperti orang rata-rata, seperti kita semua, dengan kepala penuh rambut dan pekerjaan 9 to 5. Setelah kehilangan pekerjaan itu, ia pun menemukan dirinya berada di antara seekor monster dan korban berikutnya. Ia pun memutuskan untuk menyelamatkan anak itu. Ia pun menang dan mendapatkan ambisi baru - menjadi seorang pahlawan yang hebat (tapi hanya untuk bersenang-senang tentunya).

Setelah berlatih begitu keras dan rambutnya rontok, ia menjadi begitu kuat sehingga ia dapat mengalahkan musuh apapun hanya dengan sekali tinju (itulah asal-usul judulnya). Kini ia malah menjadi depresi karena tak ada yang membuatnya tertantang lagi.

Saitama memang hebat, tetapi seorang pahlawan baru telah hadir, dengan ambisinya sendiri menjadi pahlawan termasyhur. Itulah kita! Kami memulai game dengan membuat pahlawan kami sendiri dari nol. Pilihan kustomisasinya sendiri agak terbatas, tetapi kami mampu membuat seorang karakter yang menurut kami menarik.

One Punch Man: A Hero Nobody KnowsOne Punch Man: A Hero Nobody Knows

Sebuah perkenalan pendek yang canggung lalu kami pun berangkat! Game sendiri seperti sebuah action-RPG third-person. Jika kamu familier dengan Naruto: Ultimate Ninja Storm maka kamu bakal terbiasa dengan konsep di sini. Berlarian, mengambil misi sampingan, bertarung di lingkungan 3D, dan menemukan rahasia-rahasia. Semuanya terlihat begitu familier dan mungkin saja Bandai Namco telah mendapatkan sebuah niche untuk adaptasi anime-video game mereka.

Apa yang membuatnya lebih menarik adalah kamu akan bermain sebagai pahlawan yang kamu buat sendiri, bukan sang protagonis anime.

Kami berputar-putar sedikit sebelum menjalankan ceritanya, dan kami bermain seiring dengan cerita di serialnya. Sejumlah penjahat kelas teri datang dan pergi, dan kami melawan mereka dengan mudah. Kami membantu seorang 'salaryman' mengirimkan beberapa dokumen, namun tiba-tiba seekor monster kuat muncul. Karena kami hanyalah seorang pahlawan C-rank yang rendahan, kami pun mendapatkan perintah tegas untuk menghindari aksi dan sebagai gantinya membantu evakuasi. Tapi tak disangka-sangka, karena alasan plot maka kami pun berhadapan dengan sang monster.

Kami harus memberikan pujian di sini. Di sini game memberitahu bahwa pada pertarungan ini kami tidak memiliki kesempatan sedikitpun, jadi kami hanya perlu bertahan selama 30 detik. Setengah menit (yang lebih sulit dari yang kamu duga). Inilah di mana kita diperkenalkan pada gimmick dari game, yang membedakannya dengan game anime action 3D lainnya.

One Punch Man: A Hero Nobody Knows

Kami diberitahu bahwa akan ada bala bantuan yang akan datang pada pertarungan itu. Sebuah jendela muncul, berisi sebuah hitungan mundur dan seorang pahlawan yang mendekat. Setelah Vaccine Man (yang muncul karena Ibu Pertiwi marah akibat perbuatan manusia yang merusak Bumi - semua kisah asal-usulnya konyol dan kami menyukainya) menghajar kami hingga nyawa kami hampir habis, kami diberitahu bahwa seorang pahlawan botak berjubah mendekat. Dia adalah Saitama sendiri, dan setelah ia hadir kami pun mengontrolnya.

Pertarungannya berakhir seperti yang bisa diduga, yaitu setelah satu pukulan. Jelas di sini bahwa terdapat perbedaan jauh antara pahlawan kita dan sang One Punch Man legendaris. Terdapat sejumlah pahlawan (dari manga dan anime) yang bisa membantu kami dengan cara ini. Kami memiliki influence-value, memengaruhi rank hero yang bisa membantu kami. Ini adalah mekanika yang menyenangkan dan acak, dan kami tertawa sesaat ketika Saitama muncul untuk menghentikan seorang penjambret pada sebuah misi sampingan. Overkill!

Beberapa saat kemudian kami bermain melalui beberapa misi cerita dan sampingan sehingga kami membuka fungsi online dari game. Jika kamu memilih untuk menyambungkan ke internet, kamu bisa melihat pahlawan buatan pemain lain di dalam game. Mereka juga bisa muncul sebagai bala bantuan dalam pertarungan, sehingga kamu bisa mengetahui bagaimana orang lain membuat hero mereka. Bagian terbaiknya adalah bagaimana mereka membuat kostum masing-masing pahlawan mereka!

Hal ini karena kustomisasi pahlawan sejauh ini adalah bagian paling menarik dari game. Terutama ketika digabungkan dengan fungsi online. Game ini menawarkan berbagai pakaian, barang, dan aksesoris yang bisa kamu pasang di hero. Meski tipe-tipe wajah adalah set topeng yang bisa ditukar-tukar, masih terdapat banyak opsi di sini. Hampir semua aksesoris bisa dipasang di bagian tubuh manapun dan disesuaikan sesuka hatimu. Hasilnya adalah kami berhasil membuat seorang hero yang terlihat konyol tetapi lovable.

Sejauh ini, kemunculan tamu favorit kami adalah Flotation-Device-Man, yang kami temui di awal. Pada dasarnya, ia tidak mengenakan apapun kecuali benda-benda melayang di lengan, kaki, pinggang, dan bagian tubuh lainnya. Jika kamu membayangkan Michelin-man dengan strip jingga, kira-kira seperti itu.

One Punch Man: A Hero Nobody Knows

Ya, game ini memiliki kekurangan. Sangat disayangkan, kebanyakan adalah dari pertarungannya. Semuanya terasa kaku, sehingga kami menginginkan sesuatu yang lebih mengalir. Sebuah sistem cancel akan hebat, karena setiap input memiliki komitmen yang tinggi. Stunlock juga keadaan yang umum terjadi, dan itu tidak begitu menyenangkan, terutama jika kamu bermain di VS-mode.

Mungkin Spike Chunsoft dapat meniru sedikit dari seri Ultimate Ninja Storm, karena kami merasa Cyber Connect 2 mengerjakan feel dari pertarungannya dengan baik sejak menit pertama. Jika diizinkan, kami berharap Bandai Namco dapat memperkenalkan kedua studio itu satu sama lain.

Jadi, tidak banyak yang bisa dikatakan tentang game ini dalam hal daya tarik untuk non-fan. Tetapi bagi kamu para penggemar One Punch Man (termasuk penulis), maka ada banyak hal menyenangkan yang bisa kamu lakukan jika kamu mau mengacuhkan beberapa kekurangannya.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
06 Gamereactor Indonesia
6 / 10
+
Penuh fanservice, mode create-a-hero yang bagus, elemen RPG yang baik.
-
Aksi yang kaku, beberapa masalah performa dalam free roam, banyak bicara sebelum masuk ke bagian intinya.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait



Loading next content