Indonesia
review
Mortal Kombat 11

Mortal Kombat 11: Aftermath

Ada lebih banyak hal yang bisa dilihat dan dimainkan di ekspansi ini selain seorang cyborg bernama Alex Murphy.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
Mortal Kombat 11

NetherRealm Studios baru saja mencetak sejarah dengan Aftermath, karena ini adalah ekspansi pertama yang pernah mereka luncurkan pada game mereka. Lalu apa artinya ini? Itu artinya cerita dari Mortal Kombat 11 telah berkembang dengan sebuah campaign baru, yang dimulai sesaat setelah akhir cerita game vanilanya. Ekspansi ini juga menghadirkan fitur-fitur baru, termasuk tiga karakter baru, sejumlah kostum baru, dan suntikan konten gratis untuk semua pemain.

Dimulai dari konten gratis: jika kamu kembali ke Mortal Kombat 11 kamu akan menemukan Friendships yang kocak dan arena-arena baru yang berisi fatality khusus. Semua karakter di dalam game mendapatkan gerakan Friendship masing-masing yang bisa mereka lakukan di akhir pertarungan dan beberapa sangat lucu. Untuk arena-arenanya sendiri, mereka kebanyakan versi baru dari arena lama, seperti "acid pool" klasik. Merupakan sebuah kesenangan tersendiri mengunjungi kembali lokasi-lokasi simbolik tersebut.

Untuk mengakses konten ini kamu tidak perlu ekspansi Aftermath, cukup update gamenya, dan ini adalah gestur yang baik dari NetherRealm Studios. Sayangnya, kami tidak bisa memberikan pujian yang sama kepada ekspansi itu sendiri. Aftermath memiliki harga $39,99 (sekitar Rp570 ribuan di kurs saat artikel ini ditulis, dan ingat MK11 diblokir di toko digital Indonesia) untuk mereka yang telah memiliki Mortal Kombat 11. Tetap saja, ada opsi pembelian lain. Jika kamu sudah memiliki MK11 dan kamu ingin ekspansi dan Kombat Pack yang berisi karakter tambahan, kamu bisa membeli bundelnya seharga $49,99 (sekitar Rp700 ribuan). Jika kamu belum memiliki gamenya, kamu bisa membeli Mortal Kombat 11: Aftermath Kollection, yang berisi game, Kombat Pack, dan ekspani Aftermath seharga $59,99 (sekitar Rp860 ribuan) - yang sejauh ini merupakan harga terbaik dari ketiga pilihan di atas.

Untuk ajang utama dari Aftermath sendiri adalah campaign barunya, yang dimulai sesaat setelah akhir dari Mortal Kombat 11. Jadi, jika kamu belum menyelesaikan campaign game utama, jangan baca paragraf selanjutnya untuk menghindari perangkap spoiler.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Spoiler: Aftermath dimulai sesaat setelah 'dewa' baru Liu Kang mengalahkan Kronica dan akhirnya bertanggung jawab terhadap jam pasir waktu (hourglass of time). Ketika Liu Kang bersiap untuk membentuk waktu, tiga karakter muncul dari portal - Shang Tsung, Fujin, dan Nightwolf. Ketiganya telah dipenjara oleh Kronica dan membebaskan diri setelah musuh besar itu mati. Shang Tsung memperingatkan Liu Kang dan Raiden bahwa untuk mengontrol jam pasir itu, mereka membutuhkan Crown of Time, yang hancur saat pertarungan antara Liu Kang dan Kronica. Maka dari itu, Shang Tsung, Fujin, dan Nightwolf pergi ke masa lalu untuk mencoba mengambil mahkota itu, mengulangi beberapa momen dari campaign awal, tetapi dengan beberapa likuan.

Campaign itu sendiri menyenangkan dan menghadirkan humor garing dan nilai produksi tinggi yang sama, serta kekerasan ekstrem yang menjadi ciri khas campaign pertama. Kami menikmati perjalanan kami di kisah baru ini, yang berlangsung selama dua sampai tiga jam. Terdapat beberapa momen fantastis di sana, termasuk sebuah pilihan yang menentukan akhir cerita. Akan tetapi, keseluruhan ekspansi ini kurang berkonsekuensi, karena ceritanya kurang lebih berakhir sama dengan awalnya.

Sebagai tambahan dari campaign baru, perlu dibahas pula tiga karakter baru: Sheeva, Fujin, dan Robocop. Bintang utamanya tentu saja Robocop, yang bahkan datang dengan suara aktor aslinya, Peter Weller. Kami senang mendengarkan komentar Robocop di awal pertarungan terhadap karakter lain. Kisahnya di towers mode juga bisa diterima, begitu juga kesempatan untuk melihat Robocop dan Terminator saling baku hantam. Meski begitu, kami tidak begitu menyukai karakter ini sebagai petarung dan kami merasa ia tidak cocok dimasukkan ke dalam Mortal Kombat 11.

Sheeva dan Fujin, di sisi lain, adalah tambahan yang hebat. Secara khusus, kami paling menyukai Fujin yang lincah dan memiliki gerakan-gerakan angin yang mencolok, apalagi ia juga memiliki peran penting di campaign baru. Sheeva juga pilihan yang bagus dan lebih lincah serta seimbang daripada kesan awalnya.

Kami menikmati cerita baru di campaign Aftermath dan mencoba trio petarung baru, meski Robocop mungkin terasa seperti pemanis saja. Dengan kata lain, apakah sepadan memainkan Aftermath jika kamu menikmati plot Mortal Kombat 11? Ya, tentu saja, tetapi harganya terasa berlebihan. Jadi, kecuali kamu tidak sabar menunggu, mungkin pilihan terbaik adalah menunggu diskon untuk membelinya.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
Mortal Kombat 11Mortal Kombat 11
Mortal Kombat 11Mortal Kombat 11Mortal Kombat 11
07 Gamereactor Indonesia
7 / 10
+
Campaign memiliki momen-momen fantastis dan nilai produksi hebat.
-
Harga mahal. Plotnya tidak berkonsekuensi. Robocop adalah tambahan menyenangkan, tetapi terasa seperti sekadar pemanis.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

Mortal Kombat 11Score

Mortal Kombat 11

REVIEW. Ditulis oleh Ricardo C. Esteves

Sebuah game fighting hebat yang sedikit mengecewakan karena beberapa pilihan desain yang patut dipertanyakan.



Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.