Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Gamereactor
artikel
Minecraft

Lima catatan utama dari Minecraft Live 2021

Kami telah merangkum update-update terbesar yang akan datang ke dunia kotak-kotak buatan Mojang tersebut ke dalam satu artikel praktis.

HQ

Acara Minecraft Live 2021 baru saja selesai, memberikan sedikit cuplikan kepada para penggemar dunia balok buatan Mojang tentang apa saja konten yang akan datang. Dengan begitu banyaknya pengumuman, kami meluangkan waktu untuk merangkum acaranya ke lima catatan utama untuk kamu nikmati. Dimulai dengan Xbox Game Pass untuk PC.

Minecraft PC Bundle menjadi bagian Xbox Game Pass bulan depan

Minecraft resmi berusia sepuluh tahun ini, walau sebagian dari kita telah mengenal judul ini semenjak fase Early Access yang dimulai di tahun 2009 lalu. Menurut Mojang Studios, game tersebut masih sangat populer, dengan sekitar 141 juta orang mengakses game tersebut di bulan Agustus 2021 saja. Dua dari tiga pemain mengunjungi marketplace dalam game secara rutin, menjadikannya pondasi finansial dari pengembangan yang terus lancar hingga saat ini.

Pada cara Minecraft Live 2021, Mojang mengumumkan "Minercraft PC Bundle" yang akan termasuk dari layanan keanggotaan berbayar "Xbox Game Pass for PC" bulan November ini. Dalam beberapa minggu lagi, pelanggan yang membayar sekitar Rp140.000 sebulan untuk layanan Microsoft tersebut akan bisa memainkan edisi Bedrock dari game tersohor bersudut lancip tersebut sekaligus mengakses fitur-fitur tambahan dari edisi Java melalui Windows Store.

Kedua edisi tersebut akan terus menawarkan mengalaman berbeda, tetapi tahun depan Microsoft hendak membuat kedua versi tersebut menjadi lebih mirip di platform Windows. Salah satunya, Microsoft bertujuan mengenyahkan kecemasan tentang "masalah keamanan", sebagaimana mereka sebutkan dalam sebuah presentasi pers. Juga akan ada keuntungan lainnya yang sangat membantu para pemain: Kalau kamu membeli salah satu dari kedua edisi tersebut sebelumnya, kamu akan mendapatkan versi satunya lagi tanpa biaya tambahan kelak, walau tanggalnya belum dipastikan.

Ini adalah iklan:
Minecraft

Kesamaan Seed antara Java dan Bedrock

Efek samping lainnya dari penggabungan kedua edisi ini adalah kesamaan seed antara edisi Bedrock dan Java, yang akan tersedia mulai update v1.18 mendatang ("Caves & Cliffs Part II"). Kalau kamu belum tahu, "seed" adalah inti data yang menentukan semua aspek sebuah dunia dalam game termasuk fitur-fitur dan sifatnya. Karena banyaknya perbedaan antara Bedrock dan Java, tidak mungkin berbagi seed yang sama antara kedua versi hingga saat ini, tetapi Mojang Studios berhasil menemukan solusi yang, walau tidak sempurna, disebutkan memberikan hasil yang cukup baik. Namun jangan berharap duplikat yang persis sama.

Caves & Cliffs Part II tidak akan mengganggu duniamu

Di akhir tahun, update "Caves & Cliffs Part II" akan diluncurkan untuk Minecraft, yang Mojang deskripsikan sebagai "Minecraft 2.0". Dibandingkan bagian pertama update ini, yang memperkenalkan makhluk dan tipe balok baru ke dalam game-nya pada bulan Juni lalu, kali ini Mojang akan merivisi algoritma yang bertugas menciptakan dunianya. Secara teori, hal ini membawa risiko mengubah area yang sudah ada secara permanen - sesuatu yang dihindari tim pengembangnya sebisa mungkin. Mereka belum membagikan solusinya kepada kita, tetapi game-nya sepertinya mendeteksi area yang tidak aktif dikunjungi pemain dan kelak goa-goa besar atau pesisir yang lebih alami bisa ditemukan di area-area tersebut.

Ini adalah iklan:
Minecraft

Menunda bioma Deep Dark

Salah satu hal yang diumumkan pada acara Minecraft Live 2020 tahun lalu tapi masih adalam pengembangan adalah bioma "Deep Dark". Bioma yang dimaksud adalah goa besar yang berada jauh di bawah tanah dan diselimuti kegelapan yang menyeramkan. Di dalam reruntuhan bawah tanah sisa-sisa sebuah kebudayaan yang telah lama ditelantarkan kamu akan menemukan sang Warden yang bereaksi pada pergerakan dan bahkan aroma pemain. Mojang ingin menggunakan musuh ini untuk membuat pemain menyelinap perlahan melalui kegelapan dan berhati-hati menjelajahi kedalaman yang tidak diketahui. Kamu akan menemukan harta tersembunyi dan bahan baru (termasuk balok sculk) di sana, tapi kita baru akan mendapat info selengkapnya belakangan. Bioma Deep Dark tidak lagi merupakan bagian dari Caves & Cliffs Part II, namun akan dihadirkan dalam salah satu update Minecraft berikutnya.

The Wild Life akan berevolusi di tahun 2022

Di tahun depan kamu akan bisa mendapatkan lebih banyak lagi konten dalam Minecraft, karena Mojang ingin meningkatkan keindahan dan keberagaman alam liar. Demi membuat eksplorasi ke daerah yang belum terjamah menjadi lebih seru, para developer mencoba menekankan identitas masing-masing bioma secara lebih kentara. Kita belum tahu bagaimana masing-masing wilayah akan berubah secara spesifik, tetapi sebagian penambahan fitur untuk update The Wild Life telah diungkap pada Minecraft Live 2021.

Salah satunya, Mojang Studios akan menambahkan katak yang berevolusi dari kecebong. Setelah tahapan larva mereka berakhir, suhu sekitar mereka akan menentukan warna yang akan dimiliki para hewan amfibi tersebut. Katak suka pada kunang-kunang, yang juga akan diimplementasikan ke Minecraft pada masa mendatang. Perubahan besar kedua dari update ini adalah bioma rawa bakau, tempat kamu bisa menemukan akar besar dan banyak lumpur. Kamu bisa membuat bat dan balok baru dari bahan-bahannya yang mungkin membantumu menyelesaikan proyek pembangunan berikutmu. Terakhir, Mojang akhirnya membolehkan kita memasang kotak di dalam perahu di tahun depan. Dengan begitu, kamu tidak terbatas pada ruang penyimpanan terbatasmu kalau kamu menemukan bahan-bahan menarik saat menjelajah.

HQ

Itulah lima catatan utama terkait Minecraft dari acara presentasi Minecraft Live 2021 baru-baru ini. Apa saja fitur yang paling kamu nantikan?

Teks terkait



Loading next content